Ketua Forum Akademisi Pantar yang juga merupakan Alumni Fakultas Hukum Undana, Rudi Lema Killa, membuka pertemuan dengan nada hangat dan penuh optimisme.
“Kami Forum Akademisi Pantar bersama seluruh elemen masyarakat Pantar menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh kepada Tim Peneliti Undana untuk melakukan kerja-kerjanya. Data dan informasi lapangan yang kurang atau dibutuhkan, kami siap untuk membantunya. Ini bentuk perjuangan kami bersama orang-orang tua Pantar,” tegas Rudi.
Merespons hal tersebut, Ketua Tim Penyusun Studi Kelayakan, Dr. Ajis Salim Adang Djaha, M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat yang mereka terima.
“Kami senang disambut seperti keluarga sendiri. Dukungan dari Forum Akademisi Pantar ini sangat berarti. Dengan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, kami yakin studi kelayakan ini bisa berjalan baik dan menghasilkan data yang kuat untuk DOB Pantar,” ujar Dr. Ajis.
Diskusi Substansial Mengenai Indikator Teknis Pemekaran
Meski berjalan santai dan penuh tawa saat menceritakan kondisi wilayah Pantar, diskusi tetap berlangsung serius dan substansial. Kedua belah pihak membedah 35 indikator teknis yang diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










