Kalabahi, RakyatALOR.ID – Suasana kekeluargaan terasa kental di Aula Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Alor, Jumat (5/6/2026).
Di ruangan tersebut, Forum Akademisi Pantar duduk satu meja bersama Tim Peneliti Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.
Pertemuan ini bukan sekadar rapat biasa, melainkan momentum penting lintas generasi yang memiliki satu tujuan sama: mengawal lahirnya Kabupaten Pantar sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).
Pertemuan strategis ini membahas dukungan nyata dari para akademisi asal Pantar terhadap penyusunan Studi Kelayakan DOB Kabupaten Pantar yang akan digarap oleh Tim Undana.
Bagi mereka, pemekaran wilayah wilayah ini bukan sekadar menarik garis baru di peta, melainkan upaya mendekatkan pelayanan publik, meratakan pembangunan, dan mewujudkan harapan masyarakat yang sudah lama dinantikan.
Sinergi Akademisi dan Peneliti demi Masa Depan Pantar
Dalam pertemuan tersebut, hadir langsung empat peneliti utama dari Undana, yaitu Dr. Ajis Salim Adang Djaha, M.Si., Dr. Laurensius Sayrani, M.PA., Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, M.Si., dan Dr. Hendrik Toda, M.Si.
Sementara dari pihak lokal, hadir Ketua Forum Akademisi Pantar, Rudi Lema Killa, S.H., M.Kn., perwakilan DPP KAMPAR Stefanus Magang dan Apolos Well, serta sejumlah anggota Forum Akademisi Pantar lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










