Pendekatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat pemilihan tanaman yang tidak sesuai dengan kondisi tanah.
Ke depan, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait dinilai penting untuk memastikan data karakteristik lahan dapat terus diperbarui dan dimanfaatkan dalam perencanaan pertanian.
Jika dilakukan secara berkelanjutan, pengelolaan lahan berbasis data tidak hanya membantu petani meningkatkan hasil produksi, tetapi juga membuka peluang pengembangan komoditas unggulan yang sesuai dengan potensi Desa Pante Deere.
Pada akhirnya, kegiatan KKN-PPM UGM tersebut diharapkan meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, yakni semakin banyak petani yang mampu mengambil keputusan budidaya berdasarkan kondisi nyata lahannya dan bukan sekadar berdasarkan kebiasaan. (*/ra1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







