Data tersebut kemudian menjadi dasar untuk menyusun peta kesesuaian lahan yang memuat karakteristik area serta rekomendasi komoditas yang dinilai sesuai untuk dikembangkan.
Peta tersebut diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi masyarakat dalam menentukan tanaman yang tepat sesuai kondisi lahan masing-masing.
Petani Diberi Pemahaman Mengelola Tanah
Setelah proses analisis selesai, Tim KKN UGM menyampaikan hasil pengukuran kepada kelompok tani melalui kegiatan sosialisasi.
Dalam sosialisasi tersebut, petani mendapatkan informasi mengenai kondisi pH tanah, tingkat kesesuaian lahan, rekomendasi pengelolaan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas tanah.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses budidaya menjadi lebih terarah.
Petani tidak hanya menentukan tanaman berdasarkan pengalaman, tetapi juga memiliki pertimbangan ilmiah mengenai kondisi lahan yang akan digunakan.
Dengan demikian, pemilihan komoditas dapat dilakukan secara lebih tepat, produktivitas berpotensi meningkat, dan risiko kerugian akibat ketidaksesuaian tanah dapat ditekan.
Ketua Kelompok Tani: Kami jadi Tahu Kondisi Lahan
Ketua Kelompok Tani Desa Pante Deere, Habel, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Tim KKN-PPM UGM.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







