Inilah nurani terdalam dari setiap kita ketika mencermati atau melihat situasi terkini yang terjadi disekitar kita.
Mantan bupati Bapak Amon Djobo dalam setiap hajatan (berbicara pada moment resmi maupun moment syukuran) beliau seringkali melontarkan sebuah slogan pribadi, yang bagi beliau adalah gambaran atau cerminan budaya kita orang Alor dan juga tentang keadaan di kota Kenari.
Beliau mengatakan bahwa ALOR ADALAH SURGA DI TIMUR MATAHARI, TANAH TERJANJI DAN BUMI PERSAUDARAAN. Sebuah nada penuh makna ketika beliau menggambarkan Alor dalam bingkai antropologis-sosiologis-teologis, yang paling tidak menempatkan Alor pada tempat yang sungguh amat mulia dan bermartabat.
Surga di Timur Matahari menggambarkan alam, tempat segala sesuatu mengalir dan berjalan sesuai kehendak-Nya; Tanah Terjanji menggambarkan kekayaan alam yang sungguh berlimpah dan memberi hidup bagi penghuninya, tempat DIA memberi segala sesuatu yang baik melalui kekayaan alam demi kelangsungan hidup; Bumi persaudaraan menggambarkan suasana hidup penuh perhatian, toleransi, gotong-royong dan hubungan yang harmonis antar sesama.
Inilah sebuah gambaran terdalam dan bermakna dari slogan yang selalu dan sering disampaikan oleh Bapak Amon Djobo.
Fase Terendah
Dari dulu sejak ada dan terjadinya, pulau Alor ini dikenal dengan tanah yang kaya; kaya alamnya, kaya bahasanya dan kaya adat istiadatnya, dan manusia hidup dalam Kekayaan spiritualnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


