“Kuncinya adalah membangun keramahan, kejujuran, dan sikap ramah terhadap wisatawan. Slogan ‘Alamnya Lestari, Orangnya Ramah’ harus menjadi mantra yang digaungkan di mana pun,” tegasnya.
Imigrasi NTT Jamin Pelayanan Profesional dan Bebas Percaloan
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Saroha Manullang, menegaskan bahwa Beranda Imigrasi Alor merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, profesional, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
Ia memastikan pelayanan di fasilitas tersebut mengutamakan kecepatan, ketepatan, keramahan, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku.
Saroha juga mengingatkan pentingnya mencegah praktik percaloan dan penggunaan perantara ilegal dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT akan memperkuat program Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).
Program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan dan prosedur keimigrasian, terutama bagi warga di wilayah yang membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan akan terus diperkuat untuk mendukung pengawasan orang asing serta menjaga keamanan wilayah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










