iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolda NTT Terima Silaturahmi LPTQ, Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Sukseskan MTQ Provinsi

Avatar photo
kapolda NTT
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi NTT di Mapolda NTT, Selasa (2/6/2026). (Foto: Dok. Tribratanewsntt.com)
  • Bagikan

Kupang, RakyatAlor.ID – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi NTT di Mapolda NTT, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polda NTT dengan tokoh agama dan lembaga keagamaan dalam menjaga kerukunan serta stabilitas keamanan di daerah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Kapolda NTT didampingi Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda NTT dan Wakil Direktur Intelkam (Wadirintelkam) Polda NTT. Sementara rombongan LPTQ NTT dipimpin Ketua LPTQ Provinsi NTT, Moh. Ansor, didampingi Pengarah LPTQ Anwar Pua Geno dan Yahidin Umar, Ketua Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi NTT Bulitonda, Koordinator Dewan Hakim Sanubajuri, serta Sekretaris II LPTQ Provinsi NTT Arifin.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari koordinasi sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara LPTQ NTT dan Polda NTT.

“Kunjungan ini merupakan silaturahmi sekaligus bentuk koordinasi antara LPTQ Provinsi NTT dengan Polda NTT. Kapolda menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat beragama, persatuan masyarakat, serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Menurut Henry, Kapolda NTT menegaskan bahwa Polda NTT selalu membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari terjaganya harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat NTT.

“Kapolda menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari terjaganya harmoni sosial dan kerukunan antarumat beragama. Oleh karena itu, sinergi dengan tokoh agama dan lembaga keagamaan menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan damai,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, pengurus LPTQ NTT juga memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, termasuk persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi NTT yang menjadi agenda keagamaan penting di wilayah tersebut.

Polda NTT menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung di NTT, termasuk melalui dukungan pengamanan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Menurut Kabid Humas, kegiatan MTQ tidak hanya menjadi ajang pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan, meningkatkan nilai toleransi, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat NTT.

“Kegiatan seperti MTQ tidak hanya menjadi ajang pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat NTT,” tambahnya.

Pertemuan tersebut turut diisi dengan diskusi dan tukar pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat semangat persatuan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Melalui pertemuan ini, Polda NTT kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat sebagai bagian dari semangat “Polda NTT Penuh Kasih” dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Sinergi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan diharapkan mampu memperkuat fondasi kerukunan umat beragama sekaligus menciptakan iklim sosial yang aman dan kondusif bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur. (*/ra1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *