Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Alor bersama jajaran kepolisian telah melakukan koordinasi guna membahas langkah penanganan keamanan wilayah, termasuk membangun komunikasi dengan keluarga korban.
“Kami bersama jajaran pemerintah daerah dan kepolisian berupaya membangun komunikasi yang baik agar situasi keamanan daerah tetap kondusif,” ujarnya.
Melkisedek Bely mengungkapkan bahwa Kapolres Alor menegaskan persoalan keamanan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga.
Ia menyoroti masih minimnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, padahal sebagian besar tawuran terjadi pada malam hingga dini hari.
“Yang memprihatinkan, sebagian pelaku tawuran adalah anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga ASN, baik PNS maupun PPPK,” ungkapnya.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan keluarga masing-masing demi menjaga keamanan wilayah tetap kondusif.
“Kita memiliki kurang lebih 11 ribu ASN di Kabupaten Alor. Kalau seluruh ASN bergerak bersama menjaga keamanan lingkungan masing-masing, maka daerah ini pasti akan aman dan kondusif,” katanya.
Ajak ASN Bersatu dan Fokus Bekerja
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan selama proses seleksi Sekretaris Daerah hingga selesai.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










