Barang bukti tersebut belum diperlihatkan saat rilis kasus karena masih menjalani pemeriksaan laboratorium.
Anak Bupati Positif Ganja dan Etomidate
Seluruh orang yang diamankan kemudian menjalani tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang positif ganja, sementara lainnya positif etomidate.
Khusus AF yang diduga anak bupati, hasil tes menunjukkan positif ganja dan etomidate sekaligus.
Saat ditanya mengenai latar belakang keluarga AF, Kapolresta Pekanbaru enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Untuk latar belakang keluarga pelaku, maaf kami tidak bisa menjawab,” katanya.
Sebagian Direhabilitasi, Satu Orang Ditahan
Berdasarkan hasil rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) di BNN Kota Pekanbaru, status hukum para pelaku berbeda-beda.
Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Wawan Setiawan, mengatakan satu orang ditingkatkan ke tahap penyidikan dan ditahan.
Selain itu, satu orang diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan, sedangkan 11 orang lainnya menjalani rehabilitasi rawat jalan.
“Satu orang lanjut di tingkat penyidikan, tiga orang rehabilitasi, dan 11 orang rawat jalan di BNN Provinsi dan BNN Kota Pekanbaru,” ujar Wawan.
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan pihaknya masih mendalami asal-usul narkotika yang digunakan para pelaku.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
