iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pesta Kelulusan SMA di Alor Berujung Ricuh, Seorang Pemuda Tertancap Anak Panah di Kepala

Avatar photo
ricuh alor
Ilustrasi AI
  • Bagikan

Sementara itu, sebagian pemuda dari Fanating dan Ruilak masih berada di sekitar lokasi sambil mengonsumsi minuman keras, sedangkan lainnya mulai pulang menuju kampung masing-masing.

Dalam perjalanan pulang, sebagian pemuda Fanating dan Ruilak sempat dihadang di sekitar Kali Wolwal. Situasi kemudian berubah menjadi tawuran antar kelompok pemuda yang diwarnai aksi saling lempar batu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Kakanwil Imigrasi NTT Tinjau PLBT Maritaing Alor Timur, Dorong Pengembangan Menuju PLBN Laut

Korban Yakob Tomas Padakari bersama dua rekannya saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat menuju Ruilak.

Saat tiba di sekitar lokasi tawuran di Kali Wolwal, mereka tetap melaju melewati keributan tersebut. Namun sekitar 20 meter dari lokasi, tiba-tiba sebuah anak panah bergerigi meluncur dan menancap di kepala Yakob yang sedang mengendarai motor.

Rekan korban kemudian mengambil alih kemudi dan membawa Yakob ke Puskesmas Moru untuk mendapatkan pertolongan medis.

Karena luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Kalabahi sebelum selanjutnya direncanakan menjalani perawatan lanjutan di Kupang.

Usai kejadian, anggota Polsek Alor Barat Daya mendatangi lokasi dan membubarkan para pemuda yang masih berada di sekitar tempat pesta.

Namun saat polisi memberikan imbauan, sejumlah pemuda dari Ruilak berteriak memberitahukan bahwa rekan mereka terkena panah dan telah dibawa ke Puskesmas Moru.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *