Kalabahi, RakyatALOR.ID – Upaya mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar terus dilakukan di Kabupaten Alor.
UPKM/CD Bethesda Yakkum Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Alor menggelar Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Aula Kopdit Citra Hidup Tribuana, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan Pendekatan Siklus Hidup, yang bertujuan menghadirkan layanan kesehatan terpadu bagi seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja hingga lanjut usia.
Melalui program tersebut, pelayanan kesehatan dasar diharapkan semakin berkualitas, mudah diakses masyarakat, serta mampu mengintegrasikan berbagai program kesehatan seperti gizi, kesehatan ibu dan anak, imunisasi, hingga pencegahan penyakit tidak menular.
Asah Pengetahuan, Keterampilan dan Inovasi Kader Posyandu
Project Manager UPKM/CD Bethesda Yakkum Yogyakarta, Sukendri Siswanto, mengatakan lomba mengusung tema “Posyandu Tangguh Melayani Sepanjang Siklus Hidup”.
Kompetisi tersebut menguji kemampuan kader melalui tiga kategori penilaian, yakni pengetahuan melalui tes tertulis dan wawancara, keterampilan praktik pelayanan Posyandu di hadapan dewan juri, serta inovasi pelayanan yang telah diterapkan di masing-masing Posyandu.
Dewan juri berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Tim Penggerak PKK Kabupaten Alor, serta CD Bethesda Area Alor.
Sebanyak 10 Posyandu terbaik dari berbagai desa mengikuti lomba setelah sebelumnya lolos seleksi tingkat desa. Mereka berasal dari Posyandu Tufui, Tetalising, Tunas Muda, Rajawali, Anggrek 2, Kasih Ibu, Ampera, Kisanak, Mawar Abui, dan Mawar Indah 2.
Menurut Sukendri, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana evaluasi untuk memastikan pelayanan Posyandu telah berjalan sesuai standar.
“Kami juga menilai inovasi yang dilakukan kader Posyandu kepada masyarakat, apakah benar-benar tepat sasaran karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat di desa,” ujarnya.
Perkuat Layanan Kesehatan dan Percepat Penurunan Stunting
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara ingin menilai kinerja Posyandu secara menyeluruh, meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, remaja dan lansia, mendorong lahirnya inovasi lokal sesuai karakteristik wilayah Alor, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat.
Sukendri memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu ILP yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan primer di desa.
Menurutnya, para kader telah menunjukkan dedikasi luar biasa meski menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan.
“Mereka adalah pionir pelayanan kesehatan di tengah masyarakat dan memiliki peran besar dalam meningkatkan derajat kesehatan warga,” katanya.
Dinas Kesehatan Alor Apresiasi Kolaborasi
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Beni Wisang, mengapresiasi UPKM/CD Bethesda Yakkum yang terus mendukung peningkatan kapasitas kader Posyandu melalui berbagai kegiatan.
Ia menilai lomba tersebut memberikan dampak positif karena mampu memperkuat kompetensi kader yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pada dasarnya kami sangat mendukung karena kegiatan ini berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan kader Posyandu. Melalui kegiatan ini pemahaman kader semakin diasah sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kader Posyandu Semakin Termotivasi Layani Masyarakat
Salah seorang peserta dari Posyandu Anggrek 2 Desa Kelaisi Barat, Kecamatan Alor Selatan, Thomas Kafomai, mengaku kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Menurutnya, pengalaman mengikuti lomba memberikan banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam pelayanan Posyandu di desa.
“Kegiatan ini menjadi motivasi dan dorongan bagi kami agar bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat sebagai kader Posyandu,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan UPKM/CD Bethesda Yakkum, diharapkan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Alor terus meningkat sehingga upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih efektif hingga ke pelosok desa. (ra2)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










