iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Anak Bupati dan Selebgram Pekanbaru Diamankan saat Dugaan Pesta Narkoba di THM

Avatar photo
anak bupati narkoba
Anak bupati di Riau diamankan polisi di THM. (Foto: iNews.ID)
  • Bagikan

Pekanbaru, RakyatAlor.ID – Aparat gabungan TNI-Polri mengamankan 13 orang yang diduga tengah menggelar pesta narkoba di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) dini hari.

Dari belasan orang yang diamankan, terdapat seorang pemuda berinisial AF (21) yang diduga merupakan anak seorang bupati di Provinsi Riau. Selain itu, turut diamankan seorang selebgram lokal Pekanbaru berinisial SA (23).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Penggerebekan tersebut dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Pom TNI AD, Pom TNI AU, dan Propam Polda Riau.

Polisi Amankan 13 Orang dari THM

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia mengatakan seluruh pihak yang diamankan telah diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Total ada 13 orang yang diserahkan kepada kami, terdiri atas 8 pria dan 5 wanita yang berasal dari Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan,” ujar Muharman.

Polisi Temukan Ganja dan Cairan Etomidate

Dalam operasi tersebut, aparat juga menemukan sejumlah barang bukti narkotika.

Dari tangan pelaku berinisial FER, polisi menyita 9,8 gram ganja kering, serta empat botol cairan etomidate.

Sementara dari pelaku FAY, polisi menemukan 1,2 gram ganja kering.

Barang bukti tersebut belum diperlihatkan saat rilis kasus karena masih menjalani pemeriksaan laboratorium.

Anak Bupati Positif Ganja dan Etomidate

Seluruh orang yang diamankan kemudian menjalani tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang positif ganja, sementara lainnya positif etomidate.

Khusus AF yang diduga anak bupati, hasil tes menunjukkan positif ganja dan etomidate sekaligus.

Saat ditanya mengenai latar belakang keluarga AF, Kapolresta Pekanbaru enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga:
Wabup Alor Terima Kunjungan Wadanyon Brimob, Bahas Keamanan hingga Rencana Mako di Mola

“Untuk latar belakang keluarga pelaku, maaf kami tidak bisa menjawab,” katanya.

Sebagian Direhabilitasi, Satu Orang Ditahan

Berdasarkan hasil rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) di BNN Kota Pekanbaru, status hukum para pelaku berbeda-beda.

Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Wawan Setiawan, mengatakan satu orang ditingkatkan ke tahap penyidikan dan ditahan.

Selain itu, satu orang diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan, sedangkan 11 orang lainnya menjalani rehabilitasi rawat jalan.

“Satu orang lanjut di tingkat penyidikan, tiga orang rehabilitasi, dan 11 orang rawat jalan di BNN Provinsi dan BNN Kota Pekanbaru,” ujar Wawan.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan pihaknya masih mendalami asal-usul narkotika yang digunakan para pelaku.

“Kami terus menyelidiki asal-usul barang haram yang didapatkan oleh para pelaku,” katanya. (*/ra1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *