Johni menilai peluang pasar saat ini sangat terbuka, namun harus diimbangi dengan kualitas produk yang baik dan pasokan yang berkelanjutan.
“Di era digital sekarang pemasaran bukan lagi hal yang sulit. Yang terpenting adalah kita menyiapkan produk dengan kualitas dan kuantitas yang memadai sehingga mampu memenuhi permintaan pasar,” tegasnya.
Menurutnya, promosi yang berhasil harus didukung kemampuan memenuhi kebutuhan konsumen agar kepercayaan pasar tetap terjaga.
Harapan Baru bagi Petani Kenari Alor
Talkshow tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendamping, peneliti, pelaku usaha, serta masyarakat untuk memperkuat rantai nilai komoditas kenari di Kabupaten Alor.
Bagi para petani, pengembangan kenari bukan hanya tentang meningkatkan hasil panen, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Melalui sinergi berbagai pihak, komoditas kenari diharapkan semakin dikenal di pasar nasional bahkan internasional, sekaligus menjadi identitas ekonomi khas Alor yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (ra1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










