Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur NTT memberikan apresiasi kepada WVI atas konsistensinya mendampingi masyarakat Alor dalam mengembangkan komoditas lokal.
“Apresiasi kepada WVI yang telah mengadakan kegiatan ini. Ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Alor untuk kembali melakukan penanaman kenari yang menurut informasi jumlahnya mulai berkurang,” ujar Johni Asadoma.
Kenari Dinilai jadi Aset Ekonomi Masa Depan
Johni Asadoma menegaskan pelestarian pohon kenari menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah akan mendorong program pembibitan, persemaian, dan pembagian bibit kepada masyarakat agar penanaman kenari dapat dilakukan secara masif di lahan-lahan kosong.
Ia menyebut kenari merupakan tanaman endemik yang memiliki nilai strategis karena di Nusa Tenggara Timur hanya tumbuh secara alami di Pulau Alor.
“Kenari ini harus menjadi komoditas unggulan Alor. Ini merupakan modal besar yang harus dikembangkan agar menjadi sumber pendapatan masyarakat,” katanya.
Perluas Pasar, Tingkatkan Kualitas Produk
Selain mendorong peningkatan produksi, Pemerintah Provinsi NTT juga berkomitmen membuka akses pemasaran yang lebih luas melalui platform digital NTTMart dan berbagai marketplace.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










