Kalabahi, RakyatAlor.ID – Program Gerakan Jam Belajar Masyarakat “Melki-Johni Mengajak Belajar” mulai menunjukkan dampak nyata bagi pelajar di Kabupaten Alor.
Di tengah kondisi Kota Kalabahi yang dinilai semakin kurang aman bagi remaja berkeliaran pada malam hari, program tersebut dinilai berhasil mendorong siswa lebih disiplin belajar di rumah.
Hal itu diungkapkan Saves Lei, siswa kelas 1 SMA Negeri 1 Kalabahi, saat berdialog langsung dengan Gubernur Melki Laka Lena yang mengunjungi rumah keluarganya di Kalabahi, Senin (25/5/2026).
“Mereka senang dengan Pergub ini bapak,” ujar Saves kepada Gubernur Melki.
Siswa Mengaku Kini Lebih Fokus Belajar di Rumah
Dalam dialog tersebut, Saves menjelaskan bahwa pihak sekolah setiap hari terus mengingatkan siswa agar memanfaatkan jam belajar masyarakat mulai pukul 18.00 hingga 20.00 WITA untuk belajar bersama keluarga di rumah.
“Kami setiap pagi apel pagi jam 06.55 di SMA 1 selalu diingatkan untuk belajar dari jam 18.00 sampai 20.00, gunakan waktu yang ada mengingat di Kalabahi saat ini kondisi kurang aman,” ungkapnya.
Menurut Saves, kebiasaan belajar malam sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Namun keberadaan Pergub Jam Belajar Masyarakat membuat dirinya dan teman-temannya semakin disiplin serta mengurangi aktivitas di luar rumah pada malam hari.
“Sejak dulu dan diperkuat lagi dengan Pergub ini bapak,” katanya.
Gubernur Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama Jam Belajar
Mendengar pengakuan siswa tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menilai program Jam Belajar Masyarakat bukan hanya meningkatkan disiplin belajar anak, tetapi juga memperkuat hubungan orang tua dan anak di rumah.
Ia meminta para orang tua ikut mendampingi anak selama jam belajar berlangsung dan mengurangi penggunaan telepon genggam agar komunikasi keluarga lebih intens.
“Mulai sekarang bapak dan mama harus damping. Satu setengah jam itu HP simpan di tempat lain. Cukup dengan anak komunikasi penuh perhatian supaya anak-anak bisa bertumbuh,” kata Melki.
Selain itu, ia meminta guru dan kepala sekolah di seluruh wilayah NTT terus melakukan pengawasan agar program tersebut berjalan efektif.
“Rumah harus menjadi tempat belajar utama, baik pendidikan karakter, pendidikan akademik maupun pendidikan kewirausahaan,” tegasnya.
Gubernur Motivasi Siswa Gapai Cita-Cita
Dalam kesempatan itu, Saves juga menyampaikan cita-citanya untuk menjadi anggota Brimob.
Mendengar hal tersebut, Gubernur Melki langsung memberikan motivasi agar siswa menjaga kesehatan, rajin berolahraga, serta menjauhi rokok dan minuman keras.
“Brimob itu seperti Kakak Joni Asadoma, Wakil Gubernur NTT. Dia dulu Brimob,” ujar Melki memberi semangat.
Di akhir kunjungannya, Gubernur mengatakan dirinya sengaja turun langsung ke rumah warga untuk memastikan implementasi Pergub Jam Belajar Masyarakat benar-benar berjalan di tengah masyarakat.
“Hari ini saya mengunjungi rumah Pak Yopi, Mama Lin dan Saves untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan Pergub Jam Belajar Masyarakat Melki-Johni Mengajak Belajar,” katanya.
Gubernur berharap rumah tangga di NTT dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan masa depan mereka. (*/ra1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





