KKN UGM Bantu Petani Alor Petakan Kesesuaian Lahan, Tanam Komoditas Tak Lagi Sekadar Berdasarkan Kebiasaan

peta alor
Peta kesesuaian lahan
  • Bagikan

Kalabahi, RakyatALOR.ID – Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Kelompok Tani Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong petani menerapkan pengelolaan lahan berbasis data.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengecekan pH tanah, pembuatan peta kesesuaian lahan, serta penentuan komoditas untuk mendukung Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di wilayah RT 07 dan RT 08 Desa Pante Deere, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:
Pemkab Alor Lepas 99 Mahasiswa KKN GENTASKIN, Siap Bangun Desa Sehat, Kuat, dan Inklusif

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membantu petani menentukan jenis tanaman berdasarkan karakteristik tanah, bukan semata-mata berdasarkan kebiasaan atau rekomendasi tanpa didukung data kondisi lahan.

KKN UGM Cek Kondisi Tanah sebelum Petani Buka Lahan

Kegiatan diawali dengan pengambilan sampel tanah yang sebelumnya telah dilakukan sebanyak dua kali. Sampel diambil dari sejumlah lokasi, mulai dari lahan padi, tanaman pangan, hingga hortikultura yang berada di kawasan perbukitan Desa Pante Deere.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi tanah sebelum masyarakat membuka atau mengembangkan lahan baru.

Dengan mengetahui karakteristik tanah sejak awal, petani dapat menentukan jenis tanaman yang lebih sesuai sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat ketidaksesuaian kondisi lahan dengan kebutuhan komoditas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version