Menurut Rahmat, keberadaan lapangan dan stadion tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan pembinaan generasi muda.
Dari fasilitas olahraga tersebut, kata dia, dapat lahir generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat kebersamaan.
Karena itu, Rahmat berharap Pemerintah Kabupaten Alor bersama DPRD memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan olahraga, termasuk melalui perencanaan dan penganggaran dalam APBD.
Menurutnya, pembangunan fasilitas olahraga dan pembinaan atlet perlu menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tim medis, wasit, serta masyarakat dari Watatuku, Lewai Habeleng, Mola, dan Petleng yang ikut memberikan dukungan.
Kejujuran Warga jadi Nilai Positif Turnamen
Selain aspek olahraga, Rahmat menyoroti nilai sosial yang muncul selama penyelenggaraan turnamen.
Salah satunya adalah sikap jujur masyarakat ketika menemukan barang milik penonton maupun peserta yang tertinggal selama kegiatan.
Barang-barang tersebut diamankan untuk kemudian dikembalikan kepada pemiliknya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




