Pesta Kelulusan SMA di Alor Berujung Ricuh, Seorang Pemuda Tertancap Anak Panah di Kepala

ricuh alor
Ilustrasi AI
  • Bagikan

Sementara itu, sebagian pemuda dari Fanating dan Ruilak masih berada di sekitar lokasi sambil mengonsumsi minuman keras, sedangkan lainnya mulai pulang menuju kampung masing-masing.

Dalam perjalanan pulang, sebagian pemuda Fanating dan Ruilak sempat dihadang di sekitar Kali Wolwal. Situasi kemudian berubah menjadi tawuran antar kelompok pemuda yang diwarnai aksi saling lempar batu.

Baca Juga:
Redam Konflik, Wagub NTT Saksi Sejarah Perjanjian Damai Adang Buom dan Tanjung Sembilan di Alor

Korban Yakob Tomas Padakari bersama dua rekannya saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat menuju Ruilak.

Saat tiba di sekitar lokasi tawuran di Kali Wolwal, mereka tetap melaju melewati keributan tersebut. Namun sekitar 20 meter dari lokasi, tiba-tiba sebuah anak panah bergerigi meluncur dan menancap di kepala Yakob yang sedang mengendarai motor.

Rekan korban kemudian mengambil alih kemudi dan membawa Yakob ke Puskesmas Moru untuk mendapatkan pertolongan medis.

Karena luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Kalabahi sebelum selanjutnya direncanakan menjalani perawatan lanjutan di Kupang.

Usai kejadian, anggota Polsek Alor Barat Daya mendatangi lokasi dan membubarkan para pemuda yang masih berada di sekitar tempat pesta.

Namun saat polisi memberikan imbauan, sejumlah pemuda dari Ruilak berteriak memberitahukan bahwa rekan mereka terkena panah dan telah dibawa ke Puskesmas Moru.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version