Karena itu, pengelolaan Kabola Digital Hub selanjutnya akan dilakukan secara kolaboratif oleh Kelurahan Kabola, Desa Pante Deere serta pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Tim KKN juga telah memberikan pelatihan penggunaan CMS, panduan teknis dan menyerahkan pengelolaan sistem kepada pihak terkait.
Diharapkan Jadi Etalase Digital Potensi Kabola
Saat diperkenalkan kepada pemerintah kelurahan dan masyarakat pada akhir Juli 2026, Kabola Digital Hub mendapat respons positif.
Masyarakat menilai tampilan platform mudah dipahami. Penggabungan informasi wisata, UMKM, peta, statistik dan cerita budaya dalam satu platform juga dinilai dapat memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengenal Kecamatan Kabola.
Melalui Kabola Digital Hub, Tim KKN-PPM UGM Alor Carita 2026 berharap digitalisasi tidak berhenti sebagai program kerja mahasiswa.
Platform tersebut diharapkan menjadi langkah awal membangun ekosistem digital yang mampu memperkenalkan potensi Kecamatan Kabola kepada masyarakat luas, memperkuat promosi wisata dan produk lokal, sekaligus mendukung pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ra1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
