DPRD Alor Soroti Anggaran Rp2,8 Miliar untuk RSB Mola dan Rp900 Juta Wifi, Deni Padabang Minta Audit Proyek Mangkrak

DPRD Alor
Anggota DPRD Kabupaten Alor dari Partai NasDem, Deni Padabang bersama anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat. (Foto: Ist)
  • Bagikan

“Faktanya sekarang daerah tidak lagi memperoleh dana insentif fiskal hanya karena WTP. Berarti ada indikator lain yang harus diperhatikan seperti penurunan kemiskinan, penanganan stunting, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia,” tegasnya.

Desak Audit Proyek RSB Mola

Deni juga mengkritik rencana melanjutkan pembangunan ruang rawat inap RSB Mola yang sebelumnya sempat mangkrak.

Baca Juga:
Kodim 1622 Alor dan Pemkab Alor Tuntaskan Pembangunan Jalan Menuju Gudang PU

Ia menilai pemerintah seharusnya terlebih dahulu melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab terhentinya proyek serta menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebelum kembali mengalokasikan anggaran.

“Jangan setiap proyek gagal lalu langsung dianggarkan lagi untuk dilanjutkan tanpa ada evaluasi. Harus ada laporan hasil pemeriksaan sebagai dasar pengambilan keputusan. Semua pihak yang terlibat sejak tahap awal perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan harus dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Menurut anggota DPRD Alor tiga periode itu, kebiasaan melanjutkan proyek mangkrak tanpa evaluasi berpotensi menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pembangunan daerah.

Ia juga menyinggung penyelesaian sejumlah proyek lain, termasuk pembangunan Pasar Lipa, yang menurutnya hingga kini masih menyisakan persoalan pembayaran meski telah menggunakan anggaran daerah.

Baca Juga:
Kabupaten Alor Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT 2026, Wakil Bupati Rocky Winaryo Beri Apresiasi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version