DPRD Alor Soroti Anggaran Rp2,8 Miliar untuk RSB Mola dan Rp900 Juta Wifi, Deni Padabang Minta Audit Proyek Mangkrak

DPRD Alor
Anggota DPRD Kabupaten Alor dari Partai NasDem, Deni Padabang bersama anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan alasan menjadikan program tersebut sebagai prioritas dibanding pembangunan infrastruktur dasar yang lebih dibutuhkan masyarakat.

“Apakah pengadaan wifi itu menjadi kebutuhan yang sangat mendesak? Apakah pelayanan internet di Alor sudah sedemikian buruk sehingga harus menjadi prioritas dibanding infrastruktur dasar masyarakat?” katanya.

Baca Juga:
Kabupaten Alor Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT 2026, Wakil Bupati Rocky Winaryo Beri Apresiasi

Deni juga menyesalkan mekanisme penyampaian informasi mengenai perubahan anggaran kepada DPRD. Ia mengaku komisi-komisi di DPRD tidak pernah menerima penjelasan secara langsung terkait masuknya program-program tersebut, meskipun pemerintah mengklaim telah menyampaikan surat pemberitahuan.

WTP Bukan Satu-satunya Tolok Ukur

Dalam kesempatan itu, Deni turut menyinggung keberhasilan Pemerintah Kabupaten Alor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menurutnya, opini WTP memang patut diapresiasi sebagai indikator tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah. Namun, capaian tersebut tidak boleh dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menegaskan, pemerintah juga harus fokus pada indikator pembangunan lain seperti penurunan angka kemiskinan, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga:
Pemda Alor Prioritaskan Pembentukan DOB Kabupaten Pantar, Dukungan Menguat Lewat Dialog Publik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version