Mereka akan membahas berbagai aspek penting, mulai dari dukungan kebijakan pemerintah daerah, dukungan politik dan anggaran, kesiapan wilayah, hingga kajian akademik dan indikator teknis pembentukan DOB sesuai PP Nomor 78 Tahun 2007.
Forum ini juga bertujuan memperkuat legitimasi publik dan menghimpun aspirasi masyarakat lintas elemen sebagai bagian dari proses demokrasi lokal menuju terbentuknya Kabupaten Pantar.
Rapat berakhir dalam suasana hangat dan penuh semangat persatuan. Bagi masyarakat yang hadir, perjuangan DOB Pantar bukan sekadar agenda pemekaran wilayah, tetapi simbol harapan menuju kemandirian, pemerataan pembangunan, dan pelayanan publik yang lebih dekat bagi masyarakat Pulau Pantar.
Dengan semangat “dari kampus untuk rakyat”, Forum Akademisi Pantar menegaskan bahwa perjuangan DOB Pantar akan terus hidup dan diperjuangkan lintas generasi. (ra1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
