Akademisi, Tokoh Adat hingga Mahasiswa Bersatu! Perjuangan DOB Pantar Menggema dari Untrib Kalabahi

DOB Pantar-2
Diskusi DOB Pantar di Gedung Kampus Universitas Tribuana Kalabahi, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Rian/RakyatAlor.ID)
  • Bagikan

Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan emosional. Satu per satu peserta menyampaikan pandangan, harapan, hingga komitmen untuk terus memperjuangkan lahirnya Kabupaten Pantar.

Ketua dan Sekretaris Panitia DOB Pantar memaparkan sejarah panjang perjuangan masyarakat Pantar dalam memperjuangkan pemekaran wilayah, termasuk proses pengajuan proposal DOB ke pemerintah pusat.

Ketua Forum Akademisi Pantar, Rudi Lema Killa, menegaskan bahwa perjuangan tidak boleh berhenti hanya karena moratorium DOB belum dibuka.

“Kampus harus menjadi ruang berpikir dan ruang perjuangan. Kami ingin wacana DOB Pantar tetap hidup. Karena itu kami akan menggelar dialog publik dan mengajak seluruh elemen, terutama generasi muda Pantar, untuk bersama-sama mendukung DOB Pantar,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Forum Akademisi Pantar akan menggelar Dialog Publik pada 10 Juni 2026 mendatang dengan tema:

“Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat dalam Mendorong Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Pantar Menuju Kemandirian dan Pemerataan Pembangunan.”

Baca Juga:
Pemkab Alor Terima Bantuan CSR Bank NTT, Dukung Pembangunan dan Kesejahteraan

Dialog tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber penting, mulai dari Bupati Alor, anggota DPRD Dapil Pantar, Panitia DOB Pantar, Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, hingga tim peneliti Undana dan akademisi Dr. Mesak Awang, SE., MM.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatAlor.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version